viannevia

Saturday, June 17, 2006

Situ Salam

Danau favoritku. Depan asrama. Tapi jarang kukunjungi, baru 3 kali termasuk sekarang. Itu juga cuma liat2 bentar. Pagi ini, gak pernah diniati, saya ke sini. Setelah mendengar kicauan burung yang tumben2an, saya langsung berfikir untuk ke sini. Sempet intip2an dulu dengan mata innocent anak2 menk2 yang beranjak remaja.

Sekitar 06.00 WIB, lari mengitari danau. Belum ada manusia lain. Melihat air, pengen berenang. Melihat pohon, pengen manjat. Melihat kebun singkong, pengen berkebun. Berharap bertemu ulat, semut, dan burung. Malah bertemu spesies laba2 yang sama persis dengan skripsi temen biologiku. Dulu, di labtek, laba2 yang mau dieksekusi kabur. Kami lari2 mengejar. Begitu dapat, kakinya dilepasin, badannya digerus, dilarutin alkohol, disaring. Lalu diminum? Haha enggak.

Ada yang kurang, saya gak bisa tertawa2 seperti beberapa bulan lalu A3ers pada terpeleset jatuh di situ Ulin sebelah situ Salam. kalo tertawa2 bisa dikira gawat, lha wong sendirian hehe. Ada yang merusak pemandangan. Lalat2 mengerubungi bangkai ikan sapu-sapu. Bangkainya banyak banget. Saya balikin 4 ikan2 yang masih megap2 ke danau. Udahnya baru mikir bisa jadi ikan ini mengganggu habitat ikan lain. Ah EGP. Sapu-sapu penjaga kebersihan akuatik. Tanpa sapu2 mungkin takkan balance. Pemancing2 itu kalo gak mau, balikin atuh ke danau. Kalaupun mo dimatiin, jangan dibiarin mati pelan2 donk. Jadi kepikir pengen mindahin menk2 dan anak2nya ke sini. Biar makan sapu2 dan gak ngacak2 lagi tempat sampah A3. Biar lebih balance. Ah pasti gak mau, bakal balik lagi ke asrama. Maunya tempat tinggal nyaman, bukan hutan gini. Maunya ikan segar, bukan bangkai dilalatin. Dasar kucing.

Cuma 30 menitan. Selesai lari mengitari, mulai ada manusia lain. Anak2 maen sepeda, pengen naik sepeda. Cewe-cowo berpelukan. Pagi2 gini? jadi males. Pulang ah. Matahari mulai lebih tinggi dari kepalaku. A3ers masih meringkuk tidur di kamar masing2. Menk2 dan anak2nya tidur kembali. Burung masih berkicau.

A3er mantan Menwa yang baru bangun mendatangiku. Saya bilang habis dari situ Salam. Ada jalan setapak ke hutan Wales JakSel. Tapi saya gak ke sana. Katanya, ada kuburan di sana. O ya? Saya baru tau nih. Dulu dia diksar harus menghafal 5 nisan di tengah malam. Nisannya bertuliskan 3 generasi, beda dengan nisan biasa yang 2 generasi. Minggu depan, Menwa jalan kaki dari G. Halimun ke Pelabuhan Ratu. Bakal memakan waktu seminggu dan kuku kaki lepas2. Dan saudaranya yang Akmil, sedang di Yogya. Saat diksar pernah makan kulit pisang dari tempat sampah. Katanya kulit pisang lebih enak daripada daun yang gak jelas di hutan. Anggota Akmil bakal seneng ketemu ular di hutan. Bisa dimakan. Salah satu kelebihan manusia daripada kucing, bisa makan kulit pisang dan ular haha..

Akhirnya kita sampai pada kesimpulan, orang2 yang biasa aja seperti kita butuh adrenalin, sedangkan mereka yang Akmil dan Menwa butuh kasih sayang. Supaya balance :)


1 Comments:

  • aku belum pernah ke UI.. :)
    situ nya keren juga ya..

    By Blogger nl, at 1:50 pm  

Post a Comment

<< Home